Selasa, 02 Juli 2013
0 komentar

Pasca Google Membeli Motorola, Android Terancam Kehilangan Dukungan


Tidak bisa dipungkiri, kesuksesan android yang dimiliki oleh Google tak lepas dari bantuan mitra-mitra strategisnya seperti SamsungHTC, ataupun LG dan Sony. Sejak mengakuisisi Motorola Mobility, timbul kehawatiran bahwa Google akan memperlakukan Motorola lebih spesial dibandingkan yang lain.
Tentu hal itu berdasar, sebagai salah satu divisi mobile Google, Motorola dibeli oleh Google dengan harapan menjadi penyumbang keuntungan yang besar. Sangat tidak masuk akal ketika Google mau membeli Motorola namun tidak berharap apa-apa.
Atas dasar itulah beberapa mitra dekat Google seperti Samsung, HTC, LG, Sony, bahkan ZTE sekalipun berfikir untuk menyiapkan strategi baru menghadapi kemungkinan terburuknya ketika Motorola dijadikan “anak emas android” oleh Google.
Samsung dengan terang-terangan sedang mempersiapkan platform Tizen yang nyaris sama seperti android dengan kekuatan open source dan fungsionalitas setara android. Samsung menyiratkan bahwa mereka tak mau bergantung pada android dan Google.
Di lain sisi, HTC dikabarkan lebih getol memproduksi smartphone dengan os Windows Phone 8. Walaupun baru beberapa saja, HTC menegaskan bahwa tahun ini akan ada smartphone Windows Phone lagi yang akan mereka rilis.
ZTE yang termasuk mempelopori Firefox OS juga menggandeng Sony sebagai upaya memperkuat paltform mobile yang digunakan nanti. Dengan dukungan intel, Firefox OS diyakini punya masa depan yang bagus seperti Tizen.
Melihat kehawatiran Samsung cs, Google tentunya berusaha meyakinkan bahwa platform android tidak mempunyai istilah “anak emas”. Bahkan Google menyatakan device Nexus selanjutnya atau Nexus 5 akan tetap ditawarkan ke Samsung, LG, Sony, ataupun HTC, bukan hanya Motorola yang akan ditawarkan untuk menggarap Nexus 5.
Masa depan android saat ini bisa dikatakan tergantung produsen-produsen smartphone dunia seperti Samsung, LG, Sony, ZTE, ataupun HTC. Jika Google salah mengambil langkah, niscaya android akan banyak ditinggalkan oleh mitranya.

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Toggle Footer
Top